Sumber Aneka Karya Abadi - Your trusted partner for laboratory instrument

Search
Penentuan Protein dalam Susu

Penentuan Protein dalam Susu

Wednesday, 13 March 2024

Penentuan protein merupakan parameter penting dalam menunjukkan kualitas susu. Protein susu merupakan kelompok molekul yang sangat heterogen, terdiri dari lima kategori yaitu kasein, protein whey, protein globul lemak susu, enzim dan protein minor lainnya. Protein utama adalah kasein dan protein whey. Kasein terfraksinasi menjadi α-, β-dan κ-kasein, sementara protein whey termasuk laktalbumin, β-laktoglobulin, bovine serum albumin (BSA) dan imunoglobulin (Ig). Protein susu bukan hanya berfungsi sebagai asupan kecukupan gizi, tetapi juga fungsi lainnya seperti mengontrol tekanan darah tetap stabil, untuk pertumbuhan dan kesehatan otot, menjaga kesehatan jantung dan manfaat lainnya. Dengan berbagai manfaat protein dalam susu perlu dipastikan bahwa sudah sesuai dengan syarat mutu yang dianjurkan oleh Badan Standar Nasional Indonesia (BSNI). Penentuan protein dalam susu umumnya dilakukan dengan metode Kjeldahl yang meliputi tiga tahapan yaitu destruksi dengan menggunakan instrument destruksi, destilasi dan titrator dengan menggunakan instrument destilasi dan titrator atau instrument destilasi yang telah dilengkapi dengan titrator.

Adapun syarat mutu kadar minimum protein dalam dalam susu yang ditetapkan oleh Standar Nasional Indonesia (SNI) dapat dilihat pada Tabel 1 di bawah ini:

Susu

Kadar Protein Minimum (%)

Susu coklat bubuk

11,0

Susu kental manis

6,5

Susu skim kental manis

7,8

Susu skim Sebagian kental manis

6,8

Susu kental manis tinggi lemak

4,8

Susu sapi segar

2,8

Susu UHT (Ultra High Temperature)

2,7

Susu kedelai

2,0

Minuman susu

1,0

Minuman susu fermentasi

1,0

Susu pasteurisasi

2,7

Susu cair plain

2,7

Susu bubuk

32

 
Dalam memastikan syarat mutu kandungan protein dalam susu, metode Kjeldahl merupakan metode yang umumnya digunakan dalam penentuan protein dalam susu. berikut akan dijelaskan cara mudah penggunaan metode Kjeldahl dalam penentuan protein dalam susu.

 

Cara Mudah Penentuan Protein dalam Susu dengan Metode Kjeldahl

Penentuan protein dalam susu, tidak serumit yang dibayangkan jika Anda menggunakan instrument yang tepat untuk mendukung metode analisa. Sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Association of Analytical Communities (AOAC), penentuan protein dalam susu dilakukan dengan menggunakan metode Kjeldahl yang terdiri dari tiga tahapan yaitu destruksi, destilasi, dan titrasi. Ketiga tahapan ini dapat dilakukan dengan mudah, cepat dan akurat dengan penggunaan instrument destruksi, instrument destilasi dan titrator atau instrument destilasi yang dilengkapi dengan titrator.

Penentuan protein pada susu dengan menggunakan rangkaian instrument metode Kjeldahl dapat dilakukan sebagai berikut:

1. Langkah Penggunaan Instrument Destruksi (Digestion)

Sampel susu diaduk dengan menggunakan magnetic stirrer pada kecepatan 700 rpm selama 60 detik. Lalu masukkan sampel ke dalam test tube dan tambahkan tablet VCM, asam sulfat pekat (96-98%), dan hydrogen peroksida (~30%). Setelah itu instrument destruksi dihubungkan dengan instrument pelengkap yaitu scrubber dan resirkulator untuk menetralkan gas beracun yang dihasilkan selama tahap destruksi. Destruksi sampel dilakukan selama 15 menit pada suhu 150 °C, selanjutnya ditambah 15 menit pada suhu 250 °C dan 40 menit pada suhu 420 ° C sesuai dengan metode susu dan produk dairy.

2. Penggunaan instrument destilasi dan titrasi

Setelah tahapan destruksi dilakukan, test tube didinginkan hingga mencapai suhu 50 - 60 °C. Distilasi sampel dilakukan pada instrument destilasi dan titrator atau pada instrument destilasi yang dilengkapi titrator dengan memerhatikan parameter H2O, H2SO4 (0,1 N) sebagai larutan titran, NaOH (32%) dan faktor protein yang disesuaikan dengan jenis sampel susu. Dengan penggunaan instrument, waktu yang diperlukan untuk tahap destilasi dan titrasi dapat dipersingkat dengan rata-rata waktu untuk satu analisa adalah 5 menit.

Instrument metode Kjeldahl dapat dilihat pada Gambar 1 di bawah ini.

Gambar 1. Instrument Metode Kjeldahl

 

Adapun kelebihan atau keuntungan penggunaan rangkaian instrument metode Kjeldahl untuk penentuan protein dalam suus adalah sebagai berikut. 

  1. Waktu pengujian yang relatif singkat.
  2. Instrument menggunakan standar metode yang diakui oleh seluruh dunia, juga andal dan mudah.
  3. Tingkat presisi dan reproduktivitas tinggi.
  4. Hasil analisis yang optimal dikarenakan adanya pelindung (safety guard).
  5. Tersedianya instrument pelengkap yaitu scrubber dan resirkulator  untuk instrument destruksi, yang berfungsi untuk menetralisir gas beracun yang dikeluarkan selama proses destruksi, sehingga aman bagi user (pengguna).
  6. Pencapaian suhu pada instrument destruksi lebih cepat dan stabil.
  7. Penambahan volume setiap reagent diatur secara otomatis.
  8. Rendahnya tingkat kontaminasi pada destilat.
  9. Hasil analisis protein bersifat objektif dan akurat.
  10. Hasil analisis langsung ditampilkan pada display, sehingga user tidak perlu melakukan perhitungan menggunakan rumus perhitungan bobot protein.
  11. Aman untuk user, sehingga dapat meminimalisir kecelakaan kerja terhadap penggunaan bahan kimia ataupun alat kaca (glassware) yang mudah pecah.
  12. Meminimalisir biaya operasional.
  13. Instrument dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

 

Referensi:

Susanti, R dan E. Hidayat. 2016. Profil Protein Susu dan Produk Olahannya. Jurnal MIPA 39(2)(2016) Universitas Negeri Semarang

SNI 3572-2009 susu coklat bubuk

SNI 2971-2011 susu kental manis

SNI 3141.1-2011 Susu segar-Bagian 1: Sapi

SNI 3950:2014 Susu UHT (Ultra High Temperature)

SNI 01-3830-1995 Susu Kedelai

SNI 8418-2018 Minuman Susu

SNI 7552-2018 Minuman Susu Fermentasi

SNI 3951-2018 susu pasteurisasi

SNI 8984-2021 susu cair plain

SNI 2970-2022 susu bubuk

Velp Scientifica. 2013. N/Protein Determination in Milk according to the Kjeldahl method. Velp Scientifica

Velp Scientifica. 2013. Whey Protein Determination in Milk according to the Kjeldahl method. Velp Scientifica

Velp Scientifica. 2014. N/Protein Determination in Milk Powder according to the Kjeldahl method. Velp Scientifica

Previous Article

Mengenal Tipe Elektroda pH

Tuesday, 05 March 2024
VIEW DETAILS

Next Article

Uji pH pada Produk Pakan

Wednesday, 20 March 2024
VIEW DETAILS